Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

Kepadamu, Aku Jatuh Hati

Kepadamu, aku jatuh hati Entah pada hari apa Entah pada detik ke berapa Mungkin saat pertama kali kamu menjemputku Atau jauh lebih lama sebelum waktu itu Saat usia belum sampai angka tujuh belas Saat kamu mengirim kata-kata manis melalui Line, atau saat kamu menyebutku Tuan Putri di saat bersamaan Atau saat kamu meninggalkan pekerjaan kantor yang kamu kerjakan di rumahmu, untuk menemuiku, untuk sekedar mendengarkan keluh yang sebenernya tidak penting buatmu Ah, aku terlalu banyak menerka-nerka pada bagian mana hatiku berlabuh setelah sekian lama berlayar tanpa tuju Padahal untuk jatuh kepada lelaki sebaik kamu bukanlah hal sulit, hanya tidak mudah untuk disadari Barangkali tanpa sepengetahuanku, sejak pertama melihatmu, hati telah  berencana jatuh Jika benar, maka Ia (hatiku) telah berhasil dengan semua rencananya.

Sibukmu Sulit Kupahami

Ternyata, aku sama sekali tidak bisa mengerti Memang tidak bisa ya, kamu bekerja, kuliah, dan melakukan segala sibukmu sambil tetap berhubungan denganku? Aku tidak meminta banyak, cuma mau tau kabarmu, mau tau sebaik apa kondisi mu setelah melewati banyak hal sulit di dua puluh empat jam di hidup mu Maaf, aku terus saja berlalu-lalang, padahal jelas kamu tidak ingin kita terus berhadapan Aku egois, sangat. Aku selalu memaksakan untuk menghubungimu, selalu, dan tidak pernah bisa kutahan Tapi aku tau, seberapapun egoisnya, aku tidak bisa memaksamu untuk menanggapinya Jadi selama ini, hanya aku yang sibuk sendiri, sibuk mencari ruang diantara kesibukanmu.  Karena tiada hentinya, semua waktu dan ruang sudah kau penuhi dengan hal-hal yang bukan aku. Dan aku tidak bisa mengubahnya, tidak akan bisa.